Mengapa Anda Belum Profit Konsisten di Forex?

Menarik untuk mengutip tips trading forex dari seorang ibu dokter yang ternyata seorang trader forex juga. Di sebuah forum trader forex, beliau memberikan tips trading yang cukup baik untuk kita renungkan kembali.

Tips trading forex dari dr. Marsasmita

Berikut tips yang dibagikan oleh dr. Marsasmita bagi para trader forex.

TIDAK BERMAKSUD APA APA, SAYA HANYA INGIN BERBAGI, TERLALU BANYAK HAL YANG HARUS KITA LURUSKAN DI BIDANG INI

MENGAPA SAMPAI DETIK INI ANDA BELUM BISA PROFIT KONSISTEN?
Saya ingin berbagi pengalaman dan pengamatan saya tentang dunia trading, dan mengapa bisa dikatakan 97 % orang tidak berhasil profit konsisten.

1. Sebaiknya evaluasi diri, anda mau fokus jadi marketing atau mau fokus jadi trader. Trader dan marketing itu dua sisi yang sangat berbeda, marketing ingin komisi banyak, nasabah banyak, dan jika dia dijanjikan margin drop oleh perusahaan tentu juga bahagia ketika anda mengalami kerugian. Kepentingan anda sebagai trader apa?
Jelas, profit konsisiten, bukan profit 300 % dalam 3 hari namun setelah itu margin call dan anda harus top up atau profit 300 % dalam 5 bulan tapi setelah itu hasil profit anda juga akhirnya harus habis buat top up dan endingnya anda tetap MC.
Profit konsisten yang saya maksud disini, anda bisa profit 100 % minimal dalam 1 tahun, tanpa top up karena kefloating dan selalu clear posisi, anda profit bukan karena faktor luck tapi karena faktor strategi.

Sekarang, anda tegas, mau fokus jadi marketing atau mau fokus jadi trader? Jangan marketing yang ngaku jadi trader, dan akhirnya tidak fokus, trading hancur, dan akhirnya nyari korban baru, minta anda tradingkan, post sana sini untuk menggaet mangsa baru. Jujurlah kalau anda marketing, karena jika anda menawarkan jasa dengan mengaku trader hebat maka anda tentu harus mampu berani memberikan password investor anda yang sudah profut konsisiten selama kurang lebih 1 tahun, dan itu atas nama anda sendiri, bukan akun orang lain.
Buat teman teman marketing, tetap semangat, jika anda profesional, jujur, gigih, dan anda komunikatif, saya yakin anda akan mendapatkan banyak sekali nasabah, jangan jadi marketing yang hanya berbicara untung, tapi sampaikan edukasi yang benar tentang trading. Orang cerdas dan pebisnis ulung itu tertarik trading bukan karena anda menjelaskan bgaimana mendapatkan keuntungan, tapi anda mahir dalam menjelaskan tentang managemen resiko, dari penjelasan yang anda berikan mampu masuk dilogika dia bahwa dia akan mampu mengatasi resiko dengan managemen resiko yang ada.

2. Anda sedang terjebak di fase pencarian jati diri, dan ini pernah saya alami. Fase ini akan menjadi sangat panjang, ketika anda tidak punya guru yang pernah terjebak di zona ini, dan guru anda berhasil keluar dari zona itu dan akhirnya bisa profit konsisten. Guru saya tejebak di zona pencarian jati diri itu hampir 5 tahun dan harus rugi sampai puluhan milyar, mengapa?
Beliau tidak punya guru, beliau mencari sendiri dan akhirnya banyak energi, banyak materi yang harus dikuras habis. Jika anda tidak bisa keluar dari zona ini, maka biasanya anda akan keluar dari bidang ini dan menebar kebencian diluar sana bahwa trading forex itu judi, untung untungan, spekulasi tinggi, haram, muak, anti, dan mungkin ada juga yang berakhir bunuh diri karena hutang terlalu banyak, dibenci keluarga, cerai sama istri, dan mungkin anda saat ini termasuk di zona ini. Lelah, pesimis, bingung?

Jangan bingung, kita evaluasi kenapa anda masih terjebak di zona ini. Saya berkaca dari pengalaman saya, dan mungkin ini juga terjadi pada anda. Di zona ini, saya pakai indikator banyak banget, sampai bingung sendiri, grafik saya penuh dengan indikator, saya pelajari semua indikator yang ditawarkan sama saya, ketika saya menggunakan satu indikator dan saya gagal profit, maka saya cari lagi indikator lain, dan endingnya saya semakin bingung, karena tidak ada satupun indikator yang selalu bisa buat saya profit.

Nah, guru saya juga mengalami hal yang sama pada saat berada di zona ini, tapi ada 1 indikator yang tidak pernah beliau lepaskan dari pertama kali beliau trading yaitu stochastik, bayangkan beliau meneliti indikator stochastik hampir 10 tahun, gimana gak mahir coba?
Dan saat ini, beliau, saya dan beberapa orang teman teman juga bisa buktikan profit konsisten hanya dengan 1 indikator, yaitu stochastik. Gila gak? Dan itu mudah banget, saya sampai kerasa gak percaya ketika pertama kali saya diajarkan metodenya, ternyata mudah banget. Mengapa mudah? Karena masa sulitnya sudah di alami guru saya, dan beliau sudah melakukan percobaan disemua produk yang ada di trading, dan cocoknya hanya di produk Crude Oil dengan indikator stochastik.

Nah, temen temen bagaimana? Sudah fokus 1 indikator? Atau grafiknya masih penuh dengan indikator? Atau masih nyari produk apa yang cocok? Mau berapa lama lagi anda terjebak di zona ini? Mau berapa banyak materi yang akan anda habiskan? Saran saya, fokuslah sama 1 indikator, pelajari semua polanya, bukan hanya pola pada saat kapan harus open posisi, tapi juga pada saat kapan harus menggunakan management resiko seperti everaging, dan yang terpenting anda tau pada saat kapan harus close posisi (untung banyak, untung sedikit atau rugi sedikit) mengapa harus ada rugi sedikit?
Agar anda tidak terjebak dari scalping berubah menjadi holding, atau bahasa sederhananya rencana jangka pendek berubah menjadi jangka panjang yang bukan karena terencana, tapi menahan posisi berhari hari, berminggu minggu, berbulan berbulan karena terjebak karena anda takut keluar rugi sedikit, untung dikit anda close rugi banyak anda pertahankan, semua posisi anda historynya biru atau profit tapi ada sedang holding beberapa posisi (floating) dan itu ruginya banyak banget dan dan endingnya akun anda hancur karena posisi anda yang kefloating tersebut, anda tidak bisa top up lagi, dan semua harapan ludes seketika. Anda stress? tapi kesalahan itu terus anda ulangi.

Kesimpulannya, jika scalping berubah menjadi holding, atau holding berubah menjadi sclaping maka berapapun dana anda pasti akan habis. Jika ingin keluar dari zona pencarian jati diri maka tentukan satu indikator yang paling anda kuasai, tentukan satu produk apa yang paling cocok dengan indikator itu, dan jangan scalping berubah menjadi holding, tentukan dengan tegas scalping (jangka pendek) atau holding (jangka panjang yang terencana), lalu tentukan skema yang kuat, misal seperti akun saya yang dari 2 januari 2019, dengan dana 10.000 usd saya hanya berani masuk 0.10 lot pertama open posisi, dan alhasil saya berhasil profit konsisten 200 % dalam 1,4 tahun, profit saya tidak ugal ugalan, sedikit tapi konsisten. Sedikitnya 200 % 1.4 tahun…lumayan buat gantiin cuti jaga saya di rumah sakit. Hehe

Saya dokter, saya trader, dan tujuan saya menulis ini karena saya ingin berbagi pengalaman saya, yang dulu juga pernah rugi konsisten. Buat temen temen trader tetap semangat, buat temen temen marketing tetap semangat, anda pasti bisa, semoga bisa dapat komisi banyak dan akhirnya bisa buktikan kalau anda juga jago trading dengan dana anda sendiri, bukan hanya jago teory, jago menilai, apa lagi hanya jago menguji. Perdebatan hebat dan tidaknya semua butuh pembuktian, dan pembuktian itu dilihat dari berani tidaknya anda memberikan login investor password anda minimal 1 tahun dan itu atas nama anda sendiri, dan dengan dana anda sendiri.

Ingin berkenalan dengan dokter cantik ini? Sambangi saja halaman facebooknya, tapi jangan aneh-aneh ya, sudah bersuami hehehehe….